Dr. Dwiza Riana: Perolehan Citra Sel Tunggal Pap Smear untuk Deteksi Dini Kanker Serviks

Dr. Ir. Dwiza RianaBandung, biomed.stei.itb.ac.id – Setiap harinya di Indonesia terdapat 41 kasus baru penderita kanker serviks dan terdapat 20 kematian akibat penyakit yang disebabkan oleh Human Papilloma Virus (HPV) ini. Dengan tingkat kejadian yang tergolong tinggi ini, Pap Smear yang merupakan metode tes kesehatan yang dapat mendeteksi kelainan sel sebelum kanker berkembang lebih lanjut menjadi bagian penting untuk menghasilkan keputusan diagnosis akhir penyakit.

Kesulitan untuk menganalisis hasil Pap Smear, yakni pengamatan pada citra sel tunggal, umum dijumpai pada praktek di lapangan akibat adanya sel yang tumpang tindih dan keberadaan sel radang yang mengganggu pengamatan pada citra sel tunggal. Pengamatan pada citra sel tunggal diperlukan dalam deteksi dini kanker serviks untuk klasifikasi sel secara umum, yaitu normal atau abnormal. Penelitian program doktor yang dilakukan di laboratorium Teknik Biomedika ini menawarkan solusi metode untuk mendeteksi citra sel tunggal dari sel tumpang tindih dengan adanya keberadaan sel radang. “Hasil jenis sel sudah sesuai dengan cytomorphology secara ilmu cytopathology, sehingga dapat membantu ahli patologi untuk mendeteksi dini kanker serviks,” tulis Dr. Dwiza pada ringkasan disertasi sidang promosi doktor (27/8/2015).

Tentang Dr. Dwiza Riana
Dr. Dwiza mendapat Beasiswa Program Doktor BPPDN 2011 dari KemenDikBud-Dikti, Beasiswa Sandwich Program di University of Ioannina, Yunani, tahun 2013, dan hibah penelitian disertasi doktor dari Ditlitabmas tahun 2014. Dr. Dwiza mendapat gelar doktor dengan predikat cum laude tahun 2015 di bawah bimbingan promotor Prof. Dr. Ir. Tati Latifah R. Mengko dan co promotor Dr. Ir. Dwi H. Widyantoro.

Bookmark the permalink.

Comments are closed