Prof. Pradeep Ray dalam IEEE Distinguished Lecturer: Tren dan Tantangan Sektor Kesehatan

Prof Pradeep RayBandung, biomed.stei.itb.ac.id – “Negara berkembang mengalami kekurangan akut profesional kesehatan,” ujar Prof. Pradeep Ray yang juga memberikan salah satu solusi dengan pemanfaatan telepon genggam. Pada Kamis (22/10/15) Teknik Biomedis ITB, bersama dengan IEEE ITB Student Branch dan IEEE EMB & CAS Chapter, mengundang Prof. Pradeep Ray dari University of New South Wales, Australia, untuk menyampaikan kuliah umum dalam program IEEE Distinguished Lecturer dengan tema “menuju infrastruktur kesehatan cerdas dan ubikuitas”.

Berbagai isu hangat dalam pemanfaatan eHealth, seperti isu privasi, sosial, dan teknologi, didiskusikan dalam acara yang berlangsung selama dua jam ini. Pada daerah terpencil di negara berkembang, papar Prof. Ray, seorang dokter setiap harinya dapat menangani ratusan pasien, jauh di atas kebijakan yang dipraktekkan di Australia yang membatasi maksimal pasien sebanyak 20 orang. Indonesia sebagai negara kepulauan juga dapat memanfaatkan mHealth terutama dalam keadaan darurat bencana.

Prof. Ray mengakhiri kuliahnya dengan menekankan perlunya kerja sama internasional pada tiga sektor utama, yakni manajemen bencana, tanggap pandemi, dan pengendalian iklim. Rintangan yang mungkin menghambat dalam kerja sama internasional, antara lain perbedaan kebijakan, budaya, bahasa, dan sosial, yang perlu ditangani secara unik.

Bookmark the permalink.

Comments are closed